Selasa, 23 Desember 2008

REVEINTING LOCAL GOVERNMENT

Panitia Kuliah Umum dan bedah buku dari kiri Dedi S, Winda W, Eniawati, Imelda SP, M.si, Dr. Ir. Erlinda Yurisinthae, MP, Jemmie H N, Reni M, Bayu S, Azyumardi.

MMA FAPERTA UNTAN GELAR KULIAH UMUM DAN BEDAH BUKU

Dr. Ir. Fadhel Muhammad

Megister Manajemen Agribisnis ( MMA ) Faperta Untan Menggelar Kuliah Umum dan Bedah Buku di rektorat Lantai 3 senin, 24 November 2008. Kegiatan ini mendatangkan Dr. Ir. Fadel Muhammad sebagai narasumber. Beliau notabene merupakan Gubernur Prov. Gorontalo yang sukses dalam kepemimpinannya memajukan Prov baru di Indonesia ini.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk promosi dari Magister Manajemen Agribisnis Untan yang baru terebntuk tahun ini. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa MMA serta tamu undangan yang berasal baik dari lingkungan Untan maupun dari Instansi di Lingkungan Provinsi da Kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Kegiatan dapat terselenggara berkat kerjasama yang baik anatara MMA Faperta Untan, pihak Rektorat serta bantuan dari tenaga mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEP) Faperta Untan.

Menurut Dr. Ir. Erlinda Yurisinthae, MP tujuan kegiatan ini adalah salah satu informasi tambahan bagi mahasiswa MMA Faperta Untan sebagai referensi dalam Mata kuliah yang diambil khususnya bidang Agribisnis. Kuliah umum serta bedah buku dari Bapak Fadel merupakan pilihan yang tepat sebab beliau merupakan Gubernur yang berhasil memajukan daerah dari hasil pertania khususnya jagung sehingga Prov. Gorontalo menjadi Prov. Penghasil jagung terbesar di Indonesia. Hal ini tentunya sangat tepat bagi referensi Mahasiswa MMA Faperta Untan angkatan pertama.

Kuliah Umum dan bedah Buku dari Dr. Ir Fahel Muhammad ini dimulai pukul 09.00 IB hingga pukul 11.30 WIB. Kegaitan dibuka oleh Rektor Untan Prof. Dr. Chairil Efendi. Sesi pertama merupakan pemaparan umum ari pak fadhel mengenai buku yang ditulisnya. Menurut beliau, banyak sekali kebijakan di negeri ini yang menyulitkan Pemda seharusnya aturan tersebut dikaji ulang. Dalam pemerintahan beliau banyak sekali kebijakan yang dibuat yang kurang sesuai dengan kebijakan pusat. Namun Demikian hasilnya sangat significant dirasakan oleh masyarakat di Gorontalo. Melalaui kebijakan yang diambil tidak menyengsarakan rakyat melainkan mensejahterakan masyarakat sendiri. Ecara tersirat beliau mengemukan kita harus berani melawan pusat dalam tanda kutip harus berorientasi pada kesejahteraan mesyarakat. Selain itu juga beliau menambahkan bagi kita seharusnya merubah paradigma dalam berdagang. Masyarakat kita umumnya petani melakukan tia hal yakni, Menanam, Produksi, Pasarkan. Tetpi paradigna yang baru harusnya Mencari sasaran pasar dulu ad apa tidak pangsa pasarnya baru menanam dan berproduksi. Masih banyak sekali penyampaian yang visioner dan gagasan yang menajubkan bagi seluruh peserta.

Sesi kedua, yakni bedah buku di moderatori oleh MC Kondang yakni James Siagian. Notabene meruapakan salah satu penyiar dan MC di Metro TV dan TVRI. Pada sesi ini pembedah terdiri dari empat orang yakni Purek III Untan Edi Suratman, Dr. Zulkarnaen, Rektor Untan, dan Dekan Faperta Untan. Berdasarkan sesi ini banyak sekali pujian tentang buku yang ditulis oleh pak Fadhel. Kelemahan yang ada dapat ditutupi oleh hasil penelitian yang memukau tentang Reformasi birokrasi pemerintahan untuk membangun ekonomi kesejahteraan. Pada akhirnya dapat mensejahterakan masyarakat.

Kamis, 11 Desember 2008

TETRALOGI LASKAR PELANGI

SANG PEMIMPI

Luar biasa, satu kata untuk novel Tetralogi Laskar Palangi. Sang Pemimpi menjadikan bacaan wajib jika ingin mengetahui kekuatan impian dalam kehidupan. Lewat kata demi kata mengalir begitu indah menginspirasi setiap orang yang membacanya. Tidak pernah kubaca bacaan yang begitu menggugah imajinasi dan daya hayal tentang kekuatan impian selain di novel sang pemimpi buah karya Andrea Hirata. Penulis yang akan melegenda kelak.
Walaupun terambat membacanya, tetapi ini sebuah dorongan dan motivasi kuat untuk mewujudkan impian kita. Saya yang baru membaca buku ini langsung terpukau dan kembali mengigat impian saat masih kecil dulu. Begitu indah luhur cita-cita hingga sekarang impian itu seakan terlupakan. Tetapi berkat membaca Novel ini impian itu seperti hidup kembali, seperti bom waktu yang akan meledak dalam sekejap.
Fantastik, tanpa kita sadari selama ini kita terbuai dalam keadaan yang mengombang-ambingkan kehidupan hingga kita lupa akan impian dan cita-cita kita. Bagi setiap orang pasti memiliki mimpi/cita-cita. Akan tetapi seiring berjalan waktu impian itu semakin jauh dari harapan, yang ada hanya keterasingan akan impian itu. Impian seakan sulit diwujudkan. Banyak tinadakan, prilaku yang semakain menjauhkan kita akan mimpi yang akan dicapai.
Sang Pemimpi buah karya Andrea Hirata menjadikan kita seakan merasakan kembali impian itu. Semakin dibaca semakin dekat impian itu akan terwujud. Terlalu berlebih dan naïf memang apa yang saya sampaikan tetapi inilah buah pikiran saya setelah membaca buku ajaib ini. Buku ini dpat menginspirasi setiap orang, dengan sejuta magnet dan daya magisnya secara tidak langsung pasti anda rasakan apabila membacanya.
Saya mungkin orang yang paling terlambat membaca buku ini. Sebab setahun telah berlalu setelah Film Laskar Pelangi di tampilakn baru saya membaca buku-bukunya. Tetapi pepatah mengatakan tidak ada yang terlambat didunia ini, yang ada hanya tingga waktu yang menunggu.

UNFORGOTEN


MEMORI 2 TAHUN SILAM

Foto diatas menggambarkan memori 2 tahun silam, tepatnya tahun 2006. Sekumpulan muda-mudi fakultas pertanian Untan menggapai mimpinya. 2 tahun yang lalu semangat menggebu dikobarkan setelah selesai mengikuti AGT Bukit Batu. Gapi (Generasi Mahasiswa Pertanian Intlektual) begitu nama angkatan 2005 Fakultas Pertanian Untan. Suatu tradisi yang berlangsung hingga sekarang.
Kami diatas terdiri dari Nurhayati, Arika Noviani, Azyumardi, Jemmie H N, Taufan ID, Fazrin, Alimuddin, Zulkifli, Abang Bakri, Hairul Ihsan merupakan pondasi kepanitian AGT XIX tahun 2007. Sebuah mimpi yang hendak dilaksanakan dengan menyelenggarakan AGT ke Kuching, Sarawak Malaysia . Melalau tahapan awal kami di undang oleh Bang Nur (Nuriskandar) Pimred Equator pada saat itu untuk menghadiri Seminar Bahan baker Biofoel/biodisel dari pohon jarak yang diselenggarakan oleh Harian Equator bekerjasama dengan Walikota Pontianak dr. Buchary Arahman.
Kami merasa terhormat sekali dengan undangan tersebut. Salah satu alasanya karena undangan yang hadir adalah para pengusaha dan orang-orang penting yang memiliki kapabilitas dalam biang tersebut. Tapi karena satu tujuan membentuk pola piker kami, harus terbiasa untuk mewujudkan mimpi kami. Inilah awal/tahap permulaan yang harus kami jalani. Mental, semangat kami satu padukan meraih cakrawala ilmu pengetahuan tanpa batas melalui seminar ini.
Unbelieveble, sulit dipercaya kami berada ditengah-tengah forum yang belum pernah kami rasakan sebelumnya. Waktu demi waktu berlalu, banyak sekali manfaat yang kami dapatkan dari seminar tersebut. Alhasil sampai sekarang masih kami rasakan dan terbanyangkan dalam pikiran kami. Selesai seninar kami sempat berdialog dengan salah satu pengusaha perkebunan yakni bapak Ali Mas’oen, MBA. Bengitu senang , bahagia dan bangga kami sebagai pilar harapan masa depan pertanian yang akan dating. Hingga saat inipun semangat itu masih mengalir di dada kami.
Teman jika kau masih ingat masa perjuangan dulu
Susah, sedih sakit bersama kita rasakan
Bulatkan tekat, hati, satu tujuan

Go Gapi GO! Gapi GO
BY JEMMIE HARRIES NAINGGOLAN